Profil Potensi Desa

Profil Potensi Desa

30 April 2014

57.238 Kali Dibaca

I NYOMAN SUKODANO

POTENSI DAN MASALAH

 

POTENSI

Berdasarkan Profil Desa di atas dapat diinventarisir potensi yang ada yaitu :

  1. Potensi Lembaga Pemerintahan

Potensinya adalah Struktur Organisasi Pemerintah Desa, Struktur Organisasi BPD, Lembaga Banjar Dinas, Struktur Lembaga adat dan sarana prasarana pemerintahan.

  1. Potensi Sumber Daya Manusia / Tenaga Kerja

Potensinya adalah jumlah penduduk menurut keadaan / tingkat sosialnya, tingkat pendidikan, tingkat pekerjaan, dan tingkat usianya (usia produktif )

  1. Potensi Lahan Pertanian

Sebagian besar lahan adalah pertanian yang tercakup dalam subak.

  1. Potensi Perkebunan

Potensi dibidang perkebunan dengan komoditas, kelapa, coklat, bambu, kopi, jeruk, pisang, dan kayu

  1. Potensi Peternakan

Potensi peternakan yaitu Ternak Ayam, Babi, Sapi

  1. Potensi Lembaga Sosial dan Politik

Struktur organisasi lembaga sosial kemasyarakatan sperti PKK, Hansip (Linmas), Posyandu, Kader Pembangunan Desa dan lainnya, Struktur Organisasi Partai Politik.

  1. Potensi Lembaga Ekonomi / Keuangan

Potensi lembaga ekonomi / keuangan : LPD, Gapoktan, Bumdes

  1. Potensi Kerajinan / Seni Budaya / Agama

Potensi kerajinan / seni : Sanggar, Alat Upakara / Banten / Canang

 

MASALAH

 Secara umum masalah yang dihadapi menyangkut :

  • Pelaksanaan program pembangunan, pemerintahan dan kemasyarakatan desa belum optimal, sarana prasarana yang kurang memadai.
  • Kinerja perangkat desa belum optimal
  • Perencanaan pembangunan belum baik
  • Kesejahteraan perangkat desa masih minim
  • Hubungan kerjasama antar lembaga kemasyarakatan belum optimal
  • Sarana prasarana pemerintahan desa belum lengkap
  • Fungsi dan peran lembaga kemasyarakatan belum maksimal
  • Fungsi dan peran lembaga BKAD, BP-UPK, UPK, Pendamping Lokal, Tim Verifikasi Kecamatan Penebel Belum Maksimal
  • Partisipasi masyarakat belum optimal
  • Dana ADD masih minim
  • Belum adanya penghargaan / rewards dan sangsi untuk memotifasi kinerja yang lebih baik
  • Kegiatan belajar mengajar dan mutu pendidikan Taman Kanak - Kanak belum Tempat bermain sempit
  • Kondisi Gedung TK tidak memadai
  • Kesejahteraan tenaga guru honor sangat minim
  • Sarana yang minim
  • Kegiatan belajar mengajar dan mutu pendidikan Sekolah Dasar belum optimal.
  • Sarana belajar mengajar kurang lengkap (meja dan kursi untuk guru dan siswa, lemari arsip).
  • Kurangnya buku pelajaran, buku penunjang, dan alat peraga.
  • Kualitas guru masih kurang.
  • Insentif tenaga honor sangat minim
  • Sarana UKS (Dipan UKS rusak, dan sarana penunjang lainnya) tidak lengkap.
  • Kurangnya sarana ruang perpustakaan ( rak buku )
  • Pembinaan bakat non akademis belum maksimal
  • Biaya pendidikan Sekolah Dasar memberatkan bagi siswa dari RTM
  • Kurangnya sarana Komputer dan printer
  • Distribusi air bersih belum optimal karena masalah teknis jaringan dan pengelolaan yang belum optimal
  • Budidaya ternak belum optimal
  • Gangguan penyakit pada ternak
  • Harga pakan ternak mahal
  • Gangguan kesehatan pada warga
  • Pelayanan posyandu belum optimal
  • Biaya kesehatan manula dari RTM kurang memadai
  • Wabah rabies mengancam warga
  • Ancaman demam berdarah, malaria, dan penyakit lainnya.
  • Tidak ada puskesmas pembantu
  • Lingkungan kurang sehat
  • Banyak sampah di got dan pembuangan limbah ke sungai
  • Tidak adanya tempat pembuangan sampah
  • Fungsi dan peran lembaga pemerintah dan lembaga politik belum maksimal
  • Kurangnya pemahaman terhadap tupoksi lembaganya dan system kerjanya
  • Transportasi kurang lancer
  • Banyaknya ruas jalan belum di beton ( jalan tanah)
  • Drainase belum di beton (got tanah)
  • Jalan rawan longsor

 

Kirim Komentar

Komentar Facebook

Aparatur Desa

Statistik Penduduk

Sistem digital yang berfungsi mempermudah pengelolaan data dan informasi terkait dengan kependudukan dan pendayagunaannya untuk pelayanan publik yang efektif dan efisien

1034
Laki-laki
1041
Perempuan
2075
TOTAL

Galeri Foto

Layanan
Mandiri

Desa Sangketan

Kecamatan Penebel, Kabupaten TABANAN